Insomnia

Lagi dan Lagi
“Haaaaaaa….”

Untuk kesekian kalinya aku membuang napasku dengan kasar ditengah keheningan malam. Menghadap kanan kiri, terlentang dan menelungkup sudah ku lakukan. Dan aku putuskan untuk memeluk guling kesayangan. Untuk kesekian kalinya aku tenggelam dalam kehingan malam kemudian ditemani suara dentingan jam.

Pandanganku terus menatap ke langit langit kamar, sambil memikirkan apa yang harus ku lakukan disaat orang orang sudah terlelap dengan mimpinya. Aku putuskan untuk berselancar di jejaring sosial sampai akhirnya aku menonton acara mukbang. Tidak ada yang spesial, tapi cukup membuatku ingin ikut makan.

“Haaaaaaa….”

Aku putuskan untuk bangun dari tempat tidur dan bergegas menuju dapur. Saat ku buka pintu kamar suasana mencekam lebih terasa namun semuanya luntur karena bayangan mie instan dengan paket komplit lainnya membuatku berliur. Berjalan kedapur kemudian mencari bahan yang dibutuhkan hingga mie instan siap di makan aku memerlukan waktu lima belas menit. 

Makan mie sambil nonton tv oke juga. Suapan demi suapan mie di temani acara malam sungguh menyenangkan ini yang membuatku selalu terjaga tengah malam.
Aku pindahkan tayangan dari film ke acara reality show yang sedang membahas horror, tiba tiba perasaanku tidak enak membuatku melihat sekitar. Aku tertegun saat melihat sebuah bayangan yang menyerupai penampakan, disaat yang bersamaan ada iklan film menyeramkan bersuara nyai kun kun.

Refleks aku menekan tombol power, dan berlari menuju kamar. Tidak selamat, kaki ku tersandung meja kemudian aku bersujud di lantai. Tapi aku terus bangkit dan berlari ke kamar, bayangan nyai kunti di tengah malam sangat menyeramkan. Ku banting pintu dan sembunyi di balik selimut dengan perasaan was was dan membaca doa perlindungan. Dari situ aku putuskan untuk belajar tidur lebih awal, tanpa aku sadari aku mulai terlelap.

“kringgggg…”

Aku terbangun dengan jidat yang berkedut, rasa sakit dan pusing menjadi satu. Kumatikan alarm kemudian beranjak menuju kamar mandi. Saat melewati cermin… “oke, selamat pagi jidat ungu”

Efek borangan, alamat jidat kudu pake odol hehe…
Kebiasaan begadang dan konsumsi mie instan malam malam jangan ditiru ya, bukan contoh yang baik soalnya. Terima kasih sampai bertemu di cerita selanjutnya J

Komentar

  1. Ok.. saran untuk bahasanya coba kembali diolah agar sedikit lebih puitis, intinya jangan sampai pemborosan kata.

    BalasHapus

Posting Komentar